sharpen the saw

Assalamualaikum

hei blog, ternyata la ma juga saya tidak mengupdatemu, padahal ada banyak cerita cerita konyol, menarik dan penuh hikmah sejak tanggal 25 Desember . terakhir nge blog. baiklah kita mulai saja sharpen the sawnya dengan refleksi kaki, eh maksudnya menulisakan refleksi kehidupan sehari hari ­čÖé

jadi tahun ini saya dibeliin mobil. KIA Visto, tahun 2001, babe ngasi bugdet ngga lebih dari 65 juta. ketika ditanya lho kok dapet yang kaya gitu, “kemahalan” kata orang orang. jawaban saya simple, love at the first sight (jiah..). ┬áno reason, tapi suka dan rasanya klik aja. tapi aku setuju dengan ayahku kali ini, karena setelah 2 minggu kami jadian dan jalan jalan. tato dan tanda sudah mampir di mobil. bahkan bemper depan bolong karena nabrak tembok depan kantor (hihihi) alhamdulillah banget, ngga dibeliin mobil baru

tahun ini juga aku buat beberapa resolusi, menyelesaikan skripsi, tentunya, meningkatkan epertise di bidang  blog (hehe) ,  dealing with myself by peace personal procedure dan expert di bidang psychotherapy spesialnya di BST (brief solution therapy).  nanti akan kuceritakan reflesksi masing masing prosesnya.

Orbit Semesta

akhirnya kami ber7 mulai menyeriusi orbit semesta, dari yang dulu cuman hobi outbond, AMT dan sejenisnya, sekarang mulai kita create visi misi dan core valuenya, we build company guys. jadi kerjaan saya setiap hari ngantor, walopun jam kerja nya cuman 3 jam. orderan proyek terus mengalir dari yang skala sekolahan sampe Grand launching perusahaan nasional. service yang ditawarkan mulai dari training, coaching, event organizer, dan outbond tentunya.

Proyek yang paling fenomenal buat aku adalah di sebuah sekolah keagamaan di Sentolo .disini aku terbuka mata melihat peluang beramal membantu memperbaiki sistem pendidikan di negeri ini. melihat langsung permasalahan murid, guru, bahkan kepala sekolah..ada gap antara das sollen dan das sein . dan kamipun dimintai bantuan untuk mengatasi kelas “khusus”. yang berisi 26 anak dari seluruh penjuru itu sekolah yang menurut guru “perlu mendapatkan pembinaan tambahan”, ┬ákamipun meminta rincian keluahan dari masing masing siswa..ada yang bolos, kasus hape porno, ngga sholat..dan sederet daftar panjang keluhan. singkat cerita setelah beberpa kali pertemuan dengan ke 26 anak. kesimpulan sementara pun diambil guess what? issunya adalah “memaafkan” ya memaafkan alias forgiveness, jadi beberapa anak cerita perilaku agresif, bolos, telat dan membangkangnya karena mereka ndak bisa terima perlakuan guru yang menekan . tapi sekaligus ngga bisa melawan (karena bisa dapet 40 poin) ┬á. oke yang ini juga sepertinya butuh pembahasan panjang.. kita akan lanjutkan di tulisan mendatang. (remind me please)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s