ifan and his commitment

perkenalkan, ifan adek saya. nama panjangnya mohammad fandy abdillah, sekarang masih kuliah di FE UII jogja. ifan mesin kecerdasannya feeling, untuk masalah lobi, dan nawar susah dicari bandingannya di rumah..kalo lagi mood hehe. .<<moodian sih>>. di postingan ini saya ndak akan nggosipin adek saya, tapi saya mau cerita sesuai judul diatas. ifan and his commitment.

semenjak pulang dari ngurus kontrak di mekah dan madinah akhir tahun lalu, ada banyak perubahan yang terjadi sama ifan. jadi jeuh lebih sering ngaji. dan shalat dhuha. paling ngga setiap abis subuh sama abis maghrib. bahkan biasanya sebelum tidur lagi abis subuh dia nunggu waktu syuruq buat shalat dua rakaat

so what?

jauh sebelum dia umroh . ifan kecopetan. semua isi dompetnya ilang, akhirnya selama berbulan bulan dia ngga pegang surat surat penting kaya KTP apalagi SIM. dia baru ‘terpaksa’ bikin SIM waktu mau ngurus paspor berangkat ke arab ituh.

kemaren kita ngobrol

W: fan, kamu udah bikin SIM?

I: belum bang

W: hah? dari dulu belum bikin ?

I: iya

W: terus , ngga pernah ketangkep?

I : alhamdulillah belum bang, kan aku sholat dhuha. katanya kalo kita shalat dhuha 4 rakaat kita bakal dijaga sama Allah seharian 🙂

W: ooh…speechless

Iklan

2 pemikiran pada “ifan and his commitment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s