Arsip Tag: travelling

Made In Rotterdam

keep husnudzon

selepas shalat dzuhur saya inget belum nulis apapun untuk blog saya tercintah hari ini, dari kemarin udah mikirin beberapa tema tapi ya nguap. karena ngga diikat dengan tulisan. bener banget dah apa yang dibilang sama Sayidina Ali ra. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya

siang siang ini saya noleh ke bagian belakang shof masjid, ada istri saya yang juga ikut jamaah dzuhur. menurut saya makin lama doi makin cantik . setelah nikah emang bawaannya otomatis gombalis selalu. dari awal ketemu dia 9 tahun yang lalu saya sudah melengkapi syarat yang dibutuhkan untuk jatuh cinta a la pak Habibi  . Terpesona-Terpaku- terpukau hehe

jadi inget waktu pembicaraan kami mulai serius menuju pernikahan , “aku ngga usah ikut kamu ke belanda ya? banyak kok yang bisa survive dengan hubungan jarak jauh” katanya via bbm, tersirat kekhawatiran dalam teks yang dikirmkan. dalam kereta yang membawa saya ke jakarta waktu itu saya termenung dan kemudian membalas “im not kind of person” yak saya bukan pelaku LDR yang baik, karena hubungan jarak jauh buat saya yang tipenya pengindera dekat sangat menyiksa. indeed.“kalau nanti aku hamil langsung habis nikah terus emang boleh naik pessawat?” tanyanya dikesempatan yang lain . “ nanti aku  ngapain disana?”  berbagai pertanyaan yang banyak diantaranya berakhir tanpa jawaban yang jelas, karena manusia punya rencana namun tidak ada yang tahu jalan cerita yang pasti :).

————–

akhirnya Allah menjawab segala kekhawatiran lewat waktu yang berjalan bahwa niat yang baik dan usaha yang cukup akan menemukan jalannya, dan lebih dari itu. dimudahkan jalannya. dari mulai visa schengen yang lancar. satu hari jadi. karena dapet undangan dari keluarga van doorn. dapet apartmen yang relatif murah di tempat strategis dan bisa ditinggali 4 orang. sampe pertolongan tak terduga saat kami di luar negeri seperti granada dan cordoba. intinya berkah yang kami dapatkan lebih besar dari yang kami kira, dan kami ngga akan mungkin bisa menghitungnya

bulan april visa istri saya habis dan its time to go back home. kami berpisah di schipol dengan perasaan campur aduk. 25 hari terlama dalam hidup saya. ternyata perpisahan itu membawa berkah lagi, skype menjadi lebih berharga dibandingkaan waktu waktu sebelumnya.

awal juni program saya sudah selesai , istri saya bbm dengan geje “lagi dimana” udah sampe rumah?”  pertanyaan tidak langsung yang harusnya saya lebih peka hehe. ternyata tyas pingin ngabarin  kalo hasil test pack menunjukkan kalo dia sudah positif mengandung, dan sudah 6 minggu. wow, subhanallah perasaan yag ngga mungkin diceritakan kecuali sudah mengalami sendiri.

bayi

seandainya istri saya hamil lebih cepat bisa jadi kami bakal banyak melewatkan kesempatan mencicipi 3 benua seperti yang sudah kami lakukan saat ini. seandaiinya tahu hamil saat pulang mungkin bakal melewatkan acara syukuran pernikahan ifan di Medan, dan berbagai bagai macam kesimpulan yang bikin kita malu kalo kurang bersyukur. Manusia berencana Allah Subhanahu wataala lebih tahu mana yang terbaik , karena tidak ada doa yang tertolak, jawabanya hanya “Yes” atau “I know better”, keep husnudzon

bersama postingan ini kami juga memohon doa para pembaca mudah mudahan Allah ridho mengamanahi kami anak yang sholeh dan sholehah

Iklan

Paris : save by bell(y)

 

paris adalah ibukota perancis, semua juga tahu, kota pariwisata, ada menara eiffel dan juga disneyland paris.tujuan kami serumah pengen bedol desa dan foto foto di depan eiffel terus nyobain disneyland paris, themepark nomer satu ke eropah. mumpung dapet tiket bus yang lumayan murah dari rotterdam dan mumpung di belanda

DSC_0526 nanda paling ngebet untuk ikut trip kali ini , secara foto di depan eiffel adalah salah satu ultimate goal selama exchange di eropa apalagi dia mau ulang tahun ke 25 . buat saya, sya punya hutang tidak tertulis untuk foto di depan eiffel pake kaos gratisan dari mba @belajarperancis “Gross bisous” jangan tanya artinya yak. ayu dan istri saya motivasinya hampir sama kira kira ini trademark yang ga boleh kelewat. *kira kira lho ya

jadi kota dengan trademark yang terkenal seantero tempat pensil di dunia bikin enak ga enak, enaknya tujuan kita jelas begitu sampe kota ini , mau liat eiffel. ga enaknya magnet turis itu sama dengan magnet ekonomi yang berarti bikin magnet kriminalitas juga, yah at least copetlah. berkali kali udah di warning untuk memperhatikan dompet dan bawaan masing masing oleh petugas

DSC_0695

IMHO* Paris adalah kota dengan tingkat copet paling tinggi di dunia disamping Roma dan Barcelona. ketiga kota ini punya jaringan pencopet profesional. yak profesional karena pencopet sebagai profesi , punya asosiasi dan ditekuni bertahun tahun hingga jadi ekspert di bidangnya. di Barcelona hukuman untuk pencopet yang tertangkap adalah 3 hari maksimal, tidak sebanding dengan potensi pendapatan perhari yang mencapai ribuan euro. saya ngga tau hukuman buat pencopet yang ketangkep di paris, tapi dugaan saya kalo pencopet bisa regenerasi dan profesional biasanya mirip mirip hukumannya. bandingkan dengan di negara eropa timur seperti Rumania, begitu ketangkep mencopet maka hukumannya bisa sampai 3 tahun. mungkin itu sebabnya pencopet di eropa timur pada merantau ke barat yang lebih makmur dan lebih longgar hukumannya 😀

DSC_0399

balik ke paris, dengan berbagai model modus pencopetan , yang paling terkenal adalah pencopetan di metro subway oleh anak anak gypsy. yang jadi sasaran turis first timmer ata yang lengah, modusnya begini mereka satu team (3-4 anak) masuk ke dalam metro yang penuh sesak. dan seolah olah menunggu temen yang belum masuk, satu orang ngawe awe (manggil temennya , supaya cepet masuk metro) yang lain merogoh dompet saku celana. dan saat metro mau berangkat mereka keluar metro .dengan membawa hasil tentunya. voila yang jadi tujuan adalah orang bingung dengan tindakan mereka yang absurd ini kemudian kewaspadaan berkurang dan lebih mudah untuk dicopet. tapi sayangnya banyak variabel yang mempengaruhi kesuksesan aksi mereka

saya adalah calon korban yang sempurna, first time di paris, kecapekan abis jalan dan telihat ceroboh. (kalo ini kenyataan sih). saat metro hampir penuh dua/tiga oang anak perempuan lari lari dan mernagsek masuk kedalam, satu di depan saya, berhadapan , satu lagi di belakang . setelah itu ada anak perempuan lain yang mereka panggil , supaya segera masuk metro juga. saat itu saya merasa ada yang menarik dompet saya. mungkin karena shock , reflek saya hanya terdiam. kemudian mereka keluar tanpa membawah hasil

apa hal?

Alhamdulillah hari itu saya pake celana jeans yang menjadi semakin sempit semenjak saya menikah , jadi gerombolan pencopet tadi gagal narik dompet saya keluar karena terlindung oleh pinggang saya yang berlebihan haha. jangankan pencopet saya sendiri harus pake jurus meringankan tubuh mengecilkan perut kalo mau ambil dompet dari celana jeans keramat itu. not your lucky day

another sunrise karimunjawa eps 3

hari ini adalah hari terakir kami di karimunjawa. nanti malam kita udah cabut ke jawa lagi. so this morining we hunt for sunrise, kerana hari hari berikiutnya ketiduran setelah shalat subuh. setelah menunaikan shalat subuh, dengan wajah masih ngantuk dan nyawa yang belum juga genep. kita ke dermaga karimunjawa. walopun yogdie a.k.a tour leader sudah kasih notice bakalan agak ketutup bukit sunrisenya.

spot gratisan liat sunrise

sampe di dermaga, masih rada gelap. akhirya kita milih tempat buat nongkrong yang asyik yang kira kira kalo matahari terbit kita jadi orang orang pertama yang ngeliat. tapi percuma. bukit menjadi barrier yang signifikan sehingga kita ngga bisa ngeliat sunrise secara sempurna di pagi itu

 

 

tanpa kita sdari ada perahu kecil yang mendekat dari rumah apung di sekitar dermaga. ada  3orang di perahu it: ayah , ibu dananaknya yang masih kecil. beserta barang bawaannya. awal kupikir mereka adalah pedagang yang jualan di pulau utama. ternyata dugaan sayah salah. mereka bawa 8 buah jerigen kosong. dan seketika itu kita nyadar kalo di belakang ada sumber air tawar milik pemerintah

so , pasangan suami istri ini dengan cekatang mengisi satu persatu jerigen isi 10 liter yang mereka bawa dengan air tawar. kemudian bersama sama menggotongnya kembali ke kapal kecli mereka. penasaran, aku bertanya berapa kali sehari mereka melakukan ini. mereka menjawab

” ya kadang sekali kadang dua kali mas”

” disini banyak air tapi asin semua”seloroh si istri

kami pun tersenyum kemudian bengong. tanpa kami sadari kami menemukan sunrise yang lain disini. semangat pagi untuk memulai hari dengan semangat dan kerja keras, tanpa mengeluh.

bengong

semangat pagi..

pulau berwifi

eh beneran lho, di karimunjawa ada wifinya. dengan pusat di kantor kecamatan. semakin kita mendekati alun alun, sinyalnya akan semakin kuat. aku sendiri ndak pake wifi, karena bawa modem. bahkan modem yang isinya kartu fl*sh dari telk**sel ini lebih kenceng disini daripada di jogja *geleng geleng.

sinyal handphone juga available disini. paling kuat ya jelas tsel, ada juga ind**at dan X* . yang ngga available selalu adalah listrik. disini matilampu dari jam 6 pagi sampe jam 6 sore. jadi ngga ada yang jual pop ice. karena ngga bisa nancepin blender kalo siang hehe..kalo mau nge charge batre hape, leptop, kamera .ya pas malem.

profesi warga disini juga macem2 rata rata sih profesi laut dan segala macam variannya: nelayan, tour guide, reparasi kapal, dll. ada juga yang menyewakan homestay di rumahnya. yang membudidayakan rumput laut juga banyak.

karimunjawa dengan segala macam karunia di dalamnya membuktikan bahwa di pulau tengah laut jawa ini ada rezeki dari Allah.ngga ngebayangin gimana awalnya ada penduduk yang beranakpinak dan membangun masyarakat (mbayangin game civilization IV)

subhanallah..

menghindari mabuk laut : karimunjawa eps 2

kemaren adalah hari pertama tour laut kami. naek boat muter muter pulau sekitar karimunjawa. rutenya karimunjawa- pulau kecil- pulau tengah- pulau gosong- penangkaran ikan hiu. ndak usah lagi ditanya gimana indahnya pulau pulau itu. biyutifuul banget. tapi sekarang saya lagi mau membahas salah satu persyaratan untuk menikmati keindahan pulau pulau eksotis di karimunjawa: bebas mabuk laut

ya..kudu bebas mabuk laut dulu. karena semua perjalanan ditempuh dengan kapal boat sederhana (asumsi backpackeran lho ya) a la nelayan. dan di laot jawa itu gelombang lautnya kenceng. jadi hampir dipastikan kapal se penumpang penumpangnya akan tergoncang2 hebat selama di perjalanan.

10 menit pertama. saya dan rombongan yang 20 orang itu begitu antusias menyambut setiap ombak yang datang. goncangan goncangan juga membuat perjalanan seru..

20 menit..perut mulai ga enak. suara udah abis. dan 2 teman dapet jackpot, dengan sukses muntah di laot. hoeek hoeek

menit ke 30 sampe ke 40 adalah perjuangan mental. tidak bisa dipungkiri bahwa perut juga mulai ajrut ajrutan. tapi tetap berusaha menatap ke depan.kapal mulai sepi, ngga ada yang teriak teriak lagi. beberapa tiarap menahan mual. aku juga mual, tapi gengsi mau tiarap hehe

menit ke 50 pulau kecil tempat kita akan snorkling mulai jelas terlihat. power of hope bekerja. mual mulai berkurang

dan menit ke 60 saya berhasil sampe pulau tanpa dapet jackpot

so ini tipsnya

  1. jangan terlalu banyak sarapan (biasanya pergi jam 8)
  2. minum obat anti mabok such as ant**o
  3. selama di kapal, selalu liat ke depan , boleh liat ke samping sekali sekali . tapi jangan liat ke bawah, bikin tambah mual.
  4. kalo emergency bisa tiduran -sebisanya- ato minum air putih
  5. sudah itu sajah

tips ini sudah saya ujikan dalam satu kali perjalanan saya, mudah mudahan membantu.

menurut saya mabok ato ngga, kuncinya ada pada keseimbangan cairan di kepala. bukan di perut. jadi penting untuk menjaga mental dan posisi duduk -ngarang-

gambar dipancin dari situh

misi 21day5

masih dari misi21 sayah hari ke 5. nyepeda. udah lama itu sepeda saya anggurin di samping, as known before, saya bareng temen temen eh sahabat2 saya di Little Madinah kemaren nyepeda dari srandakan bantul menuju ke  pantai karangmalang, purworejo. rute ini diawali oleh surveinya mas yusron dan mas boni di hari sebelumnya -pake mobil-

ada 15 sepeda dan 3 safety car yang mengiringi perjalanan ini. perjalanan bermula dengan santai disertai celoteh celoteh dan foto foto . setelah cukup jauh (dirasa), berhenti liat bebek di kali, terus nyepeda lagi,  terus berhenti lagi ngedoping pocari sweat, terus nyepeda lagi, ngos ngosan,  berhenti ngejarah aqua di bagasi mobilnya mba rudi, terus balapan lagi sama faros dan sprint sampe pantai.

ada beberapa orang yang gantian antara naik mobil dan nyepeda. mas edwar, berhenti di pitstop pertama karena satu dan lain hal (hehe), terus milih nyetir sampe finish. mba lulu, nyetir awalnya, terus tertantang nyepeda dari pitstop pertama sampai finish, faros dan dea nyepeda sebentar. terus naek mobil lama . udah mau nyampe , baru nurunin sepedanya lagi

total jendral sepedaan kali ini berjarak 33 km. kalo ditambah berangkat dari rumah ke giwangan jadi 40 km . sungguh jarak terjauh nyepedah yang pernah saya tempuh. terlalu lama bercengkrama dengan jok sepeda yang keras sepertinya membuat pantat saya trauma hehe.

kegiatan semacam ini perlu dirutinkan yaah..setahun sekalilah

p.s : mas boni , besok lagi surveynya pake sepeda ya mas.biyar valid hehe